00 55 22 66
info@mschool.com
Padang, Sumatera Barat, INA. 11001
blog-img
04/11/2021

Visitasi dan Evaluasi Lapangan Usulan Rekomendasi Perubahan Bentuk PT dan Pembukaan Program Studi Ba

HUMAS UPM | Pendidikan

Banda Aceh - Rabu, tanggal 27 Oktober 2021, LLDIKTI Wilayah XIII Aceh mengunjungi Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh untuk melakukan kegiatan Visitasi dan Evaluasi Lapangan Usulan Rekomendasi Perubahan Bentuk Perguruan Tinggi dan Pembukaan Program Studi Baru dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIII Aceh yang diwakilkan oleh Sekretaris Tim Muhammad Nur, S.Pd.,M.Pd, Asesor Penilai Tedy Kurniawan Bakri, S. Farm., M. Farm, Apt beserta rombongan bagian kelembangaan LLDIKTI Wiayah XIII Aceh.

Kegiatan ini dilangsungkan di Ruang Aula Ki Hajar Dewantara Akademi Keperawatan Kesdam IM Banda Aceh serta juga dibuka secara ceremonial oleh Ketua Yayasan Wahana Bhakti Karya Husada Perwakilan Aceh Bapak Said Jabar dan dihadiri oleh Direktur, Wadir I, II, III, Citas Akademika beserta Calon Dosen Prodi Sarjana Farmasi Klinis Kesdam IM Band Aceh. Pada kesempatan ini Ketua Yayasan Wahana Bhakti Karya Husada Perwakilan Aceh Bapak Said Jabar bertemakasih kepada LLDIKTI Wilayah XIII Aceh yang terus mendukung dan membantu pembentukan pendirian Prodi Sarjana Farmasi Klinis Kesdam IM Banda Aceh, serta juga harapan nya dari pertemuan ini menjadi langkah yang baik untuk terus meningkatkan mutu khusus nya pada pendirian Prodi Sarjana Farmasi Klinis Kesdam IM Banda Aceh.

Kedatangan Sekretaris Tim LLDIKTI Wilayah XIII Aceh beserta rombongan bertujuan mendengarkan serta melihat secara langsung secara seksama kesiapan pembuakaan Prodi Sarjana Farmasi Klinis Kesdam IM Banda Aceh dari Kebutuhan Sumber Daya Manusia dalam hal ini adalah jumlah Dosen, Sarana Prasarana seperti Laboratorium, Ruang Dosen, Kurikulum pendidikan prodi farmasi beserta kelengkapan berkas administrasi lainnya untuk pengurusan pendirian secara berkelanjutan.

Penyampaian presentasi dari Direktur Akper Kesdam IM Banda Aceh menyampaikan bahwa pembukaan Program Studi Sarjana Farmasi Klinis di Aceh masih sangat dibutuhkan, selain kebutuhan apoteker yang saat ini masih minim, serta langkah ini menjadi sebuah itikad baik bagi peningkatan pendidikan Kesehatan di Aceh.

Bagikan Ke:

Populer